PROFIL KELURAHAN KRATON

1. Kondisi Geografis

Kelurahan Kraton merupakan salah satu wilayah dari 7 (tujuh) kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal. Topografi wilayahnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 1 m di atas permukaan laut dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

Luas wilayah Kelurahan Kraton adalah 123.19 ha, yang penggunaan lahannya adalah untuk permukiman penduduk, dan hanya sekitar 5 ha yang dimanfaatkan untuk lahan pertanian. Luas wilayah Kelurahan Kratonhanya sekitar 3 persen dari wilayah Kota Tegal yang memiliki luas 39,86 kilometer persegi.


2. Administrasi Pemerintahan

Wilayah Kelurahan Kraton merupakan pusat pemerintahan Kecamatan Tegal Barat, karena kantor Kecamatan Tegal Barat dan Komando Rayon Militer (Koramil) berada di Kelurahan Kraton. Dengan pusat pemerintahan Kota Tegal, Kelurahan Kraton hanya berjarak 2 – 3 kilometer. Wilayah Kelurhaan Kraton terbagi ke dalam 9 Rukun Warga (RW) dan 71 Rukun Tetangga (RT)


3. Kependudukan

Jumlah penduduk Kelurahan Kraton sebanyak jiwa, dengan jumlah keluarga sebanyak . Dengan luas wilayah sebesar 1,23 kilometer persegi, maka kepadatan penduduk (density) di Kelurahan Kraton adalah .... Selengkapnya kondisi penduduk Kelurahan Kraton berdasarkan jenis kelamin, mata pencaharian, tingkat pendidikan, dan agama / kepercayaan yang dianut adalah sebagai berikut:

Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

Sumber: Database e-Kelurahan Dishubkominfo

Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

Sumber: Database e-Kelurahan Dishubkominfo

Penduduk Berdasarkan Pendidikan

Sumber: Database e-Kelurahan Dishubkominfo

Penduduk Berdasarkan Agama/Kepercayaan

Sumber: Database e-Kelurahan Dishubkominfo

4. Infrastruktur

Untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas pendidikan warga Kelurahan Kraton yang ada sebanyak .... jiwa, di wilayah Kelurahan Kraton terdapat beberapa sarana kesehatan dan sarana pendidikan sebagai berikut:

Sarana Kesehatan

Sumber: Data Profil Kelurahan Kraton 2016

Sarana Pendidikan

Sumber: Data Profil Kelurahan Kraton 2016

4. Potensi Ekonomi

Di Kelurahan Kraton terdapat potensi ekonomi dari sector formal yang masih berpeluang untuk dikembangkan, potensi tersebut yaitu:

Potensi Ekonomi

Sumber: Data Profil Kelurahan Kraton 2016

5. Peranan Lembaga Kemasyarakatan

Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan juga sebagai sarana aspirasi masyarakat, di Kelurahan Kraton sudah terbentuk lembaga kemasyarakatan, yaitu:

1. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK)
LPMK berperan dalam mengkoordinasikan pengembangan database untuk kepentingan perencanaan pembangunan secara partisipatif di wilayah Kelurahan Kraton, serta mengembangkan semangat kegotong royongan masyarakat. Masa Bhakti LPMK selama 3 tahun telah berjalan dari waktu ke waktu dan dapat menunjukan hubungan yang harmonis dan sinergis dengan Pemerintah Kelurahan.
2. Rukun Warga (RW) / Rukun Tetangga (RT)
RW dan RT memilik peran strategis sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kelurahan Kraton , karena RW dan RT lah komunikator semua program Pemerintah kepada masyarakat di lapis paling bawah (grass root), sekaligus penyambung lidah untuk menyampaikan aspirasi warga kepada Pemerintah. Di Kelurahan Kraton terdapat 9 RW dan 71 RT, apabila membandingkan dengan jumlah keluarga (KK) maka tiap RT rata – rata melayani 70 keluarga (rumah tangga).
3. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)
TP PKK Kelurahan Kraton melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain memfasilitasi pertemuan dan aktivitas PKK RW, PKK RT maupun Dasawisma dalam melaksanakan 10 Program PKK melalui Kelompok Kerja (POKJA) sesuai pembagian tugas. TP PKK Kelurahan Kraton berperan aktif membantu pelaksanaan berbagai program termasuk program strategis di bidang kesehatan & pendidikan yaitu pelaksanaan POSYANDU dan Pos PAUD, antara lain dengan melakukan pembinaan Kader Posyandu dan Pendidik PAUD.
4. Karang Taruna
Karang Taruna kelurahan Kraton mengambil peran dalam peningkatan kapasitas generasi muda, dengan aktivitas olahraga, seni budaya dan kegiatan keagamaan, agar menjadi generasi muda yang sehat, cerdas dan berakhlak.
5. Badan Keswadayaan Masyarakat
Sebagai lembaga yang melaksanakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), BKM telah menunjukan perannya dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui berbagai kegiatan, baik peningkatan kualitas sarana prasarana lingkungan permukiman, rehab Ruumah Tidak Layak Huni (RTLH), maupun pemberdayaan ekonomi dengan fasilitas dan pendampingan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
6. Warung Teknologi Tepat Guna Kelurahan (WARTEKKEL)
Wartekkel Kelurahan Kraton juga telah melaksanakan tugasnya dalam memberikan layanan pengembangan / pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG), antara lain dengan mengembangkan alat TTG yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat dibuat secara paktis dan ekonomis, dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas usaha. Pada tahun 2015, dalam gelar Teknologi Tepat Guna kota Tegal, WARTEKKEL Kelurahan Kraton meraih Terbaik Pertama Penampil Alat TTG yaitu Alat Pemanggangan Ikan Bebas Polusi.

6. Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kelurahan (APIK)

Melalui Program Apik, Pemrintah Kelurahan diberi kewenangan oleh Pemerintah Kota Tegal untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan fisik untuk infrastruktur lingkungan, yang secara teknis mampu dikerjakan oleh Kelurahan sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi dan pengembangan swadaya / gotong royong masyarakat. Pada tahun 2015, kegiatan APIK (Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kelurahan) yang dilaksanakan Kelurahan Kraton dan sudah selesai 100 % adalah pekerjaan fisik dengan sasaran sebagai berikut: